Buka jam 09.00 s/d jam 17.00 | Minggu & Hari Besar - Libur
SELAMAT DATANG JURAGAN - Happy Shopping HARGA & STOCK yang tercantum tidak selalu uptodate, mohon hubungi CS: (031) 9968-4085 atau kirim RFQ anda by email ke subteknik@gmail.com Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Beranda » INFO BLOG » Bisnis Batubara diselimuti awan tebal

Bisnis Batubara diselimuti awan tebal

oleh admin | Dilihat: 43 kali

batu-bara

JAKARTA. Industri batubara sedang dirundung awan gelap. Dampak dari penurunan harga batubara membuat perusahaan penambang batubara kesulitan untuk beroperasi.

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) melansir, dari 3000 pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tercatat di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), hanya 20% saja yang beroperasi.

“Yang kami tahu, hanya ada sekitar 700 – 800 perusahaan yang masih beroperasi,” kata Hendra Sinadia, Deputi Direktur Eksekutif APBI, Jumat (31/7). Hendra mengungkapkan, jumlah perusahaan batubara yang akan menghentikan operasi itu terancam bertambah banyak jika harga batubara kian anjlok.

Seperti diketahui, harga batubara acuan (HBA) pada Juli 2015 lalu berkisar di harga US$ 59,19 per ton atau turun dibandingkan dengan HBA pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$ 72,45 per ton.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono tak menampik temuan APBI tersebut.

Bisnis batubara memang tengah lesu. “Sebab harga batubara saat ini kan sedang jatuh sekali,” ujarnya. Untuk itu, kata Bambang, pihaknya akan mencegah adanya penutupan pengoperasian perusahaan batubara secara massal.

Dalam rencananya, Kementerian ESDM akan membatalkan kenaikan tarif royalti batubara tahun ini. “Pembatalan untuk mengurangi dampak penutupan operasional secara besar-besaran,” jelas Bambang.

Sayang, Bambang tidak memiliki data lengkap atau nama-nama perusahaan tambang batubara yang menghentikan operasi. Ia hanya bilang, kebanyakan dari perusahaan tambang batubara yang berhenti operasi itu adalah perusahaan tambang berskala kecil. “Yang punya catatan lengkapnya pasti Pemerintah Daerah, karena yang tutup kecil-kecil, saya belum tahu detail,” jelas dia.

Namun begitu, Bambang mengklaim, saat ini yang bisa dilakukan oleh Kementerian ESDM adalah menjaga bisnis batubara tetap menguntungkan. Salah satu caranya adalah dengan memberikan perlindungan dari segi biaya, dengan cara tidak menaikkan tarif royalti batubara sampai harga stabil kembali.

“Biar setiap perusahaan efisien,” tandasnya. Jeffrey Mulyono Direktur Utama PT Pesona Khatulistiwa bilang, dampak harga batubara yang anjlok, produksi perusahaannya turun hingga 26% tahun ini ketimbang produksi tahun 2014 lalu sebesar 4,7 juta ton. “Maka dari itu, sekarang seharusnya ada rasa keprihatinan.
Pemerintah dan sektor industri batubara harus duduk bersama-sama termasuk membicarakan soal kewajiban menggunakan rupiah. Itu kebijakan tidak tepat,” terang Jeffrey.

Bagikan informasi tentang Bisnis Batubara diselimuti awan tebal kepada teman atau kerabat Anda.

Bisnis Batubara diselimuti awan tebal | SURABAYA TEKNIK

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
QUICK ORDER
APPLETON CONDUIT T27 3/4″ FORM7

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Ready Stock / 75T27
STOK HABIS
HOT AIR GUN 1800w 570c

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

skil  heat guns  voltage *Harga Hubungi CS
Habis / SKIL8006
*Harga Hubungi CS
QUICK ORDER
FALCON 120E Mesin Las Inverter 900w

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

lakoni mesin las inverter falcon e    zoom *Harga Hubungi CS
Ready Stock / F120E
SIDEBAR

CV. SURABAYA TEKNIK

ADDRESS:
WISMA TROPODO
Jl. Musi FU-7, Lt. 2
Kecamatan Waru - Kabupaten Sidoarjo
Jawa Timur - Indonesia 61256


Tel : (031) 9968-4085

Hotline / Whatsapp:
0811-323-331, 0823-3170-9262

EMAIL:
sales@surabayateknik.com
subteknik@gmail.com

FOLLOW US !

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On LinkedinVisit Us On Instagram
Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On LinkedinVisit Us On Instagram