Buka jam 09.00 s/d jam 17.00 | Minggu & Hari Besar - Libur
SELAMAT DATANG JURAGAN - Happy Shopping HARGA & STOCK yang tercantum tidak selalu uptodate, mohon hubungi CS: (031) 9968-4085 atau kirim RFQ anda by email ke subteknik@gmail.com Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Beranda » INFO BLOG » BPJS Kesehatan Diminta Temui MUI – Kontroversi BPJS Haram

BPJS Kesehatan Diminta Temui MUI – Kontroversi BPJS Haram

oleh admin | Dilihat: 41 kali

bpjs

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram terhadap pengelolaan dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. MUI menilai pengelolaan dana tersebut tidak sesuai dengan syariah islam karena akad yang digunakan oleh BPJS Kesehatan tidak jelas sehingga dapat menimbulkan riba. Atas keputusan tersebut, menimbulkan keresahan ditengah masyarakat Indonesia yang mayoritas beragam islam.

Atas dasar itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro meminta agar BPJS Kesehatan segera menemui pihak MUI untuk mendiskusikan persoalan ini. “Soal BPJS Kesehatan tidak sesuai dengan syariah itu saya baru dengar. Permasalahan ini hanya menyangkut pengertian BPJS Kesehatan maupun segala kegiatan di dalamnya. Biar diselesaikan BPJS secara baik-baik. Itu masalah pengertian saja,” tegasnya.

‎Sebelumnya, Ketua Bidang Fatwa MUI Ma’ruf Amin mengungkapkan, program termasuk modus transaksional yang dilakukan BPJS Kesehatan dari perspektif ekonomi Islam dan fiqhmuamalah, dengan merujuk pada Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan beberapa literatur. “Tampaknya bahwa secara umum program BPJS Kesehatan belum mencerminkan konsep ideal jaminan sosial dalam Islam, terlebih lagi jika dilihat dari hubungan hukum atau akad antarpara pihak,” tulis dokumen hasil sidang dari laman resmi mui.or.id.

Dalam poin Ketentuan Hukum dan Rekomendasi, sidang memutuskan, penyelenggaraan jaminan sosial oleh BPJS Kesehatan, terutama yang terkait dengan akad antarpara pihak, tidak sesuai dengan prinsip syariah. “Karena mengandung unsur gharar, maisir, dan riba,” ujarnya.

Dilain sisi, ‎Kepala Komunikasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Ikhsan meluruskan informasi mengenai fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia. Berdasarkan surat yang dikirimkan MUI, menurut Ikhsan, tidak ada kata-kata bahwa BPJS haram. “Kami lihat tidak ada kata-kata haram. Tidak ada kata-kata yang menyatakan BPJS haram,” kata Ikhsan.

Menurut Ikhsan, MUI hanya memberikan dua rekomendasi kepada BPJS. Pertama, agar pemerintah menerapkan standar minimum atau taraf hidup layak kesehatan bagi publik. Kedua, agar aturan, sistem dan format BPJS kesehatan dapat sesuai prinsip syariah. “Ini sekaligus meluruskan yang beredar di sejumlah media dan media sosial. Tidak pernah MUI menyebut haram,” ujarnya.

Ikhsan menambahkan, dalam waktu dekat BPJS Kesehatan akan bertemu dengan sejumlah ulama untuk membahas dua rekomendasi MUI itu. Menurut dia, BPJS selama ini hanya berperan menjalankan regulasi yang sudah dibuat oleh pemerintah dan DPR. Jika pemerintah dan DPR setuju merevisi UU untuk menindaklanjuti rekomendasi MUI, maka BPJS siap melaksanakannya. “Selama ini, kami juga berjalan dengan regulasi yang sudah ada,” kata dia.

Bagikan informasi tentang BPJS Kesehatan Diminta Temui MUI – Kontroversi BPJS Haram kepada teman atau kerabat Anda.

BPJS Kesehatan Diminta Temui MUI – Kontroversi BPJS Haram | SURABAYA TEKNIK

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
QUICK ORDER
SPINDEL PIN TILEMENT

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tilement *Harga Hubungi CS
Ready Stock / SPP
*Harga Hubungi CS
QUICK ORDER
TOGGLE CLAMP PUSH/PULL TYPE P208

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

P Rp 460.000
Ready Stock / JS-P208
QUICK ORDER
ANGLE GRINDER 4″ DSM02-100A

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

DSM A ANGLE GRINDER Rp 300.000
Ready Stock / DSM02-100A
SIDEBAR

CV. SURABAYA TEKNIK

ADDRESS:
WISMA TROPODO
Jl. Musi FU-7, Lt. 2
Kecamatan Waru - Kabupaten Sidoarjo
Jawa Timur - Indonesia 61256


Tel : (031) 9968-4085

Hotline / Whatsapp:
0811-323-331, 0823-3170-9262

EMAIL:
sales@surabayateknik.com
subteknik@gmail.com

FOLLOW US !

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On LinkedinVisit Us On Instagram
Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On LinkedinVisit Us On Instagram