KALSIBOARD KALSIPART 8

papan-partisi-kalsipart-8
 

KalsiPart 8 adalah papan fiber semen untuk aplikasi dinding dalam/partisi dengan ketebalan 8 mm. Sambungan antara papan KalsiPart 8 diaplikasikan dengan sistem sambungan terbuka atau sambungan tertutup dengan menggunakan KalsiKompon IN-F dan KalsiTape FG-50. KalsiPart 8 diaplikasikan pada rangka baja KalsiFrame MT-51 dan KalsiFrame MS-51 yang dipasang sesuai rekomendasi KALSI, sehingga akan diperoleh suatu sistem partisi lengkap yang memiliki daya tahan yang baik.
Sistem partisi KalsiPart 8 adalah sistem partisi yang memiliki kualitas tinggi dan kokoh, karena telah lulus uji tes laboratorium berstandar Internasional untuk performa akustik, kekuatan mekanis, dan ketahanan akan api. KalsiPart 8 juga tersedia dalam varian sudut reses 2 dan 4 (KalsiPart 8-R2 & KalsiPart 8 – R4) sesuai dengan kegunaan dan selera Anda.
Pastikan Anda mendapatkan produk KalsiPart 8 yang asli dengan memeriksa label printing KalsiPart 8 di tiap sisinya.

Ukuran Standar

Tebal (mm) Lebar (mm) Panjang (mm) Berat (kg)
8 1220 2440 34.77
8 1200 2400 33.64
8 1200 3000 42.05
8* 1200 2700 37.80

*Ukuran yang diproduksi berdasarkan pesanan

 
 
e434c-kalsiboardkalsipart8-r4
 
 
 

KALSIBOARD ACCESSORIES

 
36064-kalsi
 
 
aplikasi-produk-kalsi
5-2
 
6
 
 

1. KALSIFURING :

SISTEM RANGKA KALSIFURING :
Sistem plafon gantung untuk produk KALSIBOARD LING 6, KALSIBOARD LING 6-R2 dan KALSIBOARD LING 6-R4.
5f641-kalsifuringaksesoriskalsiboard
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KALSIFURING :
  • Daya tahan cukup lama.
  • Tidak lapuk.
  • Tidak berkarat.
  • Mudah dalam pemeliharaan dan perbaikan.

22cad-kalsifuringaksesoriskalsiboard

Suatu solusi untuk mencegah keretakan ketika memasang produk-produk KALSIBOARD LING 6, KALSIBOARD LING 6-R2 dan KALSIBOARD LING 6-R4.
  • Mencegah pemasangan sekrup agar tidak terlalu dekat dengan tepi.
  • Penyekrupan yang sempurna atau kuat mampu menahan getaran-getaran/gerakan yang dapat menyebabkan keretakan.
SISTEM RANGKA YANG RINGAN DAN SEDERHANA :
  • Pemasangan cepat dan mudah.
  • Sistem konstruksi ringan.

2. KALSISCREW 6 :

 

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN KALSISCREW 6 :
  • Tahan Karat.
  • Memiliki kepala bersirip (Self Drilling Head), manfaatnya :
  1. Dapat langsung membuat lubang untuk kepala sekrup dalam sekali kerja.
  2. Permukaan akan rata tertutup KALSIKOMPON PD-INT pada lubang kepala sekrup.
08479-kalsiscrew6
KALSISCREW 6

APLIKASI PENGGUNAAN KALSISCREW 6 :
Aplikasi ceiling atau plafon KALSIBOARD LING 6, KALSIBOARD LING 6-R2 dan KALSIBOARD LING 6-R4.

3. KALSISCREW 8-10 :

2ddea-kalsiscrew8-10

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN KALSISCREW 8-10 :
  • Memiliki kepala bersirip (Self Drilling Head), manfaatnya :
  1. Dapat langsung membuat lubang untuk kepala sekrup dalam sekali kerja.
  2. Permukaan akan rata tertutup KALSIKOMPON PD-INT pada lubang kepala sekrup.
  • Tidak berkarat.
APLIKASI PENGGUNAAN KALSISCREW 8-10 :
Aplikasi ceiling atau plafon KALSIPART 8, KALSIPART 8-R2 dan KALSIPART 8-R4.

4. KALSINAIL 3-4.5 :

kalsinail-9

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN KALSINAIL 3-4.5 :
  • Memiliki kepala lebar dan pipih, manfaatnya:
  1. Memiliki bidang yang lebar pada kepala yang berguna untuk menahan atau mendukung plafon jauh lebih besar dibandingkan paku biasa.
  2. Kepala pipih membuat kepala paku mudah masuk ke dalam permukaan Kalsi dimana permukaan tersebut nantinya akan tertutup rata oleh KALSIKOMPON PD-INT.
  • Tidak berkarat.

2bd6f-kalsinail3-4-5

APLIKASI PENGGUNAAN KALSINAIL 3-4.5 :
Aplikasi ceiling atau plafon KALSIRATA 3, KALSIBOARD LING 3.5 dan KALSIBOARD LING 4.5.

5. KALSITAPE FG-30 :

kalsitape

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN KALSITAPE FG-30 :
  • Mempunyai perekat sendiri dilapisan bawahnya (Self Adhesive).
  • Daya rekat yang kuat (Menghindari Sambungan yang Retak).
  • Memperkuat sistem sambungan sebagai tulangan atau penguat (Reinforcement) pada KALSIKOMPON PD-INT.

535c4-kalsitapefg-30

APLIKASI PENGGUNAAN KALSITAPE FG-30 :
  • Aplikasi ceiling atau plafon KALSIBOARD LING 6, KALSIBOARD LING 6-R2 dan KALSIBOARD LING 6-R4.
  • Aplikasi partisi KALSIPART 8, KALSIPART 8-R2 dan KALSIPART 8-R4.

6. KALSIKOMPON PD-INT :

kalsikompon

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN KALSIKOMPON PD-INT :
  • Putih bersih, sangat baik untuk dasar pengaplikasian cat.
  • Daya rekat yang kuat (Menghindari sambungan yang retak).
  • Mudah pengaplikasiannya.

4d036-kalsikomponpd-int

APLIKASI PENGGUNAAN KALSIKOMPON PD-INT :
  • Aplikasi ceiling atau plafon KALSIBOARD LING 6, KALSIBOARD LING 6-R2 dan KALSIBOARD LING 6-R4.
  • Aplikasi partisi KALSIPART 8, KALSIPART 8-R2 dan KALSIPART 8-R4.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

KALSINAIL 3-4.5

kalsinail-9
KalsiNail 3-4.5 adalah solusi tepat untuk memasang KalsiRata 3 pada rangka kayu.
Adapun keunggulan KalsiNail 3-4.5 adalah sebagai berikut:

  • Dirancang khusus: kepala paku yang lebar dan datar
  • Ekonomis karena diproduksi oleh Eternit Gresik secara massif
  • Karena bagian kepala yang datar, KalsiNail 3-4.5 akan dengan mudah dipasang pada KalsiRata 3 dan lubangnya dapat diisi dengan KalsiKompon IN-F
  • Karena memiliki kepala yang lebar, KalsiNail 3-4.5 mampu menahan berat papan
  • KalsiNail 3-4.5 anti karat

 
 
 
2bd6f-kalsinail3-4-5
 
 
 
 

KALSIBOARD KALSI LING 6

kalsirata

KalsiBoard Ling 6 merupakan papan plafon kami yang terbaik. Dengan ketebalan 6mm sangat cocok untuk plafon interior maupun exterior (soffit). Daya tahan KalsiBoard Ling 6 adalah yang terbaik dipasaran dan merupakan solusi tepat untuk aplikasi plafon terbaik. KalsiBoard Ling 6 akan menghasilkan plafon yang rata sempurna dengan sistem sambungan tertutup (flush joint).
Untuk menghasilkan sambungan yang sempurna, gunakanlah KalsiKompon IN-F dan KalsiTape FG-50. KalsiBoard Ling 6 sebaiknya dipasang pada sistem rangka metal KalsiFuring dan disekrup menggunakan KalsiScrew CE. KalsiBoard Ling 6 tersedia dalam 2 varian sudut reses yang berbeda (KalsiBoard Ling 6-R2 dan KalsiBoard Ling 6-R4), yang dapat dipilih sesuai selera dan kegunaan Anda.
Pastikan Anda mendapatkan produk KalsiBoard Ling 6 yang asli dengan memeriksa label printing yang tercetak pada tiap sisi KalsiBoard Ling 6.

Ukuran Standar

Tebal (mm) Lebar (mm) Panjang (mm) Berat (kg)
6 1220 2440 25.36
6 1200 2400 24.54
6 1200 3000 30.67
6* 1200 2700 27.60

*Ukuran yang diproduksi berdasarkan pesanan

 
 
e6a74-kalsiboardling6
 
 
 
 
 
 
 

KALSIBOARD KALSI LING 4.5

kalsirata
 

KalsiBoard Ling 4.5 adalah papan bangunan dengan ketebalan 4.5 mm, cocok digunakan untuk plafon, dan diaplikasikan dengan paku KalsiNail 3-4.5 pada rangka kayu. Untuk penggunaan KalsiBoard Ling 4.5, sambungan antar papan sebaiknya dibiarkan terbuka (visible joint). Kami sarankan untuk tidak menyambung dengan kompon dan disekrup pada rangka metal dikarenakan ketebalannya yang hanya 4,5 mm. KalsiBoard Ling 4.5 adalah produk terbaik di kelasnya.
Produk ini diciptakan untuk proyek bangunan baru maupun proyek renovasi yang membutuhkan kualitas penyelesaian akhir yang rapi. KalsiBoard Ling 4.5 terbuat dari bahan baku terbaik dan 100% BEBAS ASBES! Dibandingkan dengan produk pesaing di pasaran, KalsiBoard Ling 4.5 ini memiliki daya tahan yang lebih baik, terlebih bila dikombinasikan dengan aksesoris yang asli. Anda dapat menikmati plafon baru yang memiliki nilai estetika tinggi dengan menggunakan KalsiBoard Ling 4.5
Pastikan Anda mendapatkan produk KalsiBoard Ling 4.5 yang asli dengan label printing KalsiBoard Ling 4.5 yang tercetak pada tiap lembarnya.

Ukuran Standar

Tebal (mm) Lebar (mm) Panjang (mm) Berat (kg)
4.5 1220 2440 19.02
4.5 1200 2400 18.40

 
 
kalsiling
kalsiboardling4-5
 
 
 
 
 
 

KALSIBOARD LING 3.5

kalsirata

KalsiBoard Ling 3.5 adalah papan dengan ketebalan 3.5 mm, cocok digunakan untuk aplikasi plafon dalam ruangan, dan diaplikasikan menggunakan paku  KalsiNail 3-4,5 pada rangka kayu. Untuk penggunaan KalsiBoard Ling 3.5, sambungan antar papan sebaiknya dibiarkan terbuka (visible joint). Kami sarankan untuk tidak menyambung menggunakan kompon dan disekrup pada  rangka metal dikarenakan ketebalannya yang hanya 3,5 mm.
KalsiBoard Ling 3.5 merupakan solusi yang tepat guna dan ekonomis untuk menggantikan papan triplek untuk perbaikan plafon dalam bangunan, namun produk ini juga sesuai untuk digunakan untuk pembangunan gedung baru karena kuat dan dapat menghasilkan permukaan yang rata. KalsiBoard Ling 3.5 memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan dengan KalsiRata 3, karena dibuat dengan komposisi bahan baku yang lebih berkualitas. Jadi, tidak perlu repot untuk mendapatkan plafon yang rata sempurna. KalsiBoard Ling 3.5 secara kasat mata lebih baik dibandingkan produk sejenis di pasaran serta 100% BEBAS ASBES. Silahkan coba dan buktikan, Anda akan mengetahui alasan kenapa produk ini menjadi produk nomor satu di pasaran!
Pastikan Anda mendapatkan produk KalsiBoard Ling 3.5 yang asli dengan label printing KalsiBoard Ling 3.5 yang tercetak pada tiap lembarnya.

Ukuran Standar

Tebal (mm) Lebar (mm) Panjang (mm) Berat (kg)
3.5 1220 2440 14.38
3.5 1200 2400 13.91

 
kalsiling
 
kalsiling-3-5
 
 
 
 
 

KALSIRATA 3

kalsirata
 
KalsiRata 3 adalah papan bangunan dengan ketebalan 3 mm, cocok digunakan untuk plafon dalam ruangan, disarankan pengaplikasiannya menggunakan paku KalsiNail 3-4,5 pada plafon rangka kayu. Sambungan antar papan sebaiknya dibiarkan terbuka (visible joint).
Kami sarankan untuk tidak menyambung dengan kompon dan tidak disekrup pada rangka metal karena ketebalannya yang hanya 3 mm. KalsiRata 3 merupakan solusi ekonomis dan kuat pengganti papan triplek. Selain ekonomis, kuat, dan tahan lama, KalsiRata 3 juga 100% BEBAS ASBES! Silahkan Anda coba dan rasakan betapa cepat dan mudahnya memasang plafon ekonomis ini! Pengerjaan renovasi menjadi lebih efektif, sehat bagi lingkungan, dan ekonomis dengan papan 100% BEBAS ASBES KalsiRata 3!
Pastikan Anda mendapatkan produk KalsiRata 3 yang asli dengan label printing KalsiRata 3 yang tercetak pada tiap lembarnya.
 

Ukuran Standar

Tebal (mm) Lebar (mm) Panjang (mm) Berat (kg)
3.0 1000 2000 8.46
3.0 1000 1000 4.32
3.0 500 2000 4.32
3.0* 500 1000 2.20

*Ukuran yang diproduksi berdasarkan pesanan

 
kalsirata3_
 
 
install_kalsi_rata_3_2_big
 
kalsirata3
 
 
 
 
 
 
 
 

KALSIBOARD PAPAN PLAFON DAN PARTISI

Kalsi logo

 

Papan kalsiboard adalah salah satu produk bahan bahan bangunan yang digunakan untuk penutup plafond dan partisi bangunan. kalsiboard merupakan bahan bangunan yang dicetak sedemikian rupa sehingga tahan terhadap air. pemakain kalsiboard banyak diaplikasikan untuk palfond teras palfond kamar mandi ataupun plafond dalam. papan kalsiboard tersedia mulai dari ketebalan 3.5 mm sd 12 mm. untuk pemakaian plafond kebanyakan memakai ketebalan 3.5 mm sedangkan untuk partisi dinding memakai bahan yang lebih tebal.

Produk lain dari kalsi adalah kalsiplank dimana bahan ini dipakai untuk pemasangan lisplank pada bangunan. untuk model ini tersedia model lisplank polos dan model lisplank urat kayu. untuk ketebalan dipakai tebal 8 mm dan lebar 20 cm dan 30 cm.

Cara Mengidentifikasi produk kalsi yang asli

Nama KALSI sudah melekat sebagai brand atau merek papan bangunan fiber semen semenjak lebih dari tiga dekade. Sebegitu melekatnya, sampai terkadang banyak orang menyebut papan bangunan merk apapun dengan nama papan KALSI. Karena itu pastikan produkKALSI yang Anda gunakan adalah ASLI GRESIK yang diproduksi oleh PT ETERNIT GRESIK, untuk jaminan mutu dan kualitas terbaik.

Papan bangunan fiber semen KALSI memiliki banyak kelebihan dan keuntungan karena diproduksi dengan teknologi tinggi dan bahan-bahan berkualitas, dan pengalaman puluhan tahun di bidang konstruksi bangunan. Produk KALSI memiliki variasi ketebalan terbanyak yang digunakan untuk aplikasi plafon, partisi, dinding luar, list plank, pelapis dinding serta lantai. Selain itu produk KALSI juga memiliki dimensi yang stabil, fleksibel, tahan rayap, tahan api, tahan air, tahan benturan, dan 100% bebas asbes.

Dapatkan segala kelebihan produk KALSI hanya dengan memastikan keasliannya. Caranya mudah, pastikan produk KALSI yang Anda beli memiliki cetakan atau print pada bagian depan, yang berisikan identifikasi nama produk dan tulisan 100% BEBAS ASBES.
Kemudian pada bagian belakang papan KALSI pasti tercetak identifikasi:

  • Nama perusahaan (ETERNIT)
  • Mesin yang digunakan
  • Tanggal dan waktu pembuatan

Kalsi diproduksi menggunakan teknologi khusus yang berasal dari pengalaman internasional perusahaan-perusahaan dibawah Etex Group yang tersebar di seluruh dunia. Kalsi diproduksi dengan menggunakan bahan-bahan baku pilihan dan melalui proses AUTOCLAVE (proses pengeringan dengan tekanan dan temperatur tinggi) untuk mendapatkan hasil produk yang stabil dan tahan lama. Kalsi diproduksi tanpa menggunakan jenis asbes apapun sebagai bahan bakunya (100% Bebas Asbes)
KALSIBOARD
KalsiRata 3
KalsiBoard Ling 3.5
KalsiBoard Ling 4.5
KalsiBoard Ling 6
KalsiBoard Ling 6 R2
KalsiBoard Ling 6 R4
KalsiPart 8
KalsiPart 8 R2
KalsiPart 8 R4
KalsiClad 10
KalsiClad 12
KalsiFloor 20
KalsiPlank 8
KalsiPlank 8 Jati
KalsiPlank 12

KALSI-board

KALSIBOARD LING 3.5 | PAPAN PLAFON KALSI | HARGA KALSI

KALSIBOARD
Kalsi diproduksi menggunakan teknologi khusus yang berasal dari pengalaman internasional perusahaan-perusahaan dibawah Etex Group yang tersebar di seluruh dunia. Kalsi diproduksi dengan menggunakan bahan-bahan baku pilihan dan melalui proses AUTOCLAVE (proses pengeringan dengan tekanan dan temperatur tinggi) untuk mendapatkan hasil produk yang stabil dan tahan lama. Kalsi diproduksi tanpa menggunakan jenis asbes apapun sebagai bahan bakunya (100% Bebas Asbes).
Alternatif ceiling dan partisi ex. Eternit. Kalsium Silikat Board – Non Asbes, Tahan air, tidak mudah terbakar dan tidak merambatkan api (Non-Combustible).
Plafon 
“KalsiRata 3” adalah papan untuk plafon dengan ketebalan 3mm, yang digunakan untuk aplikasi plafon dalam dan dipaku pada rangka kayu. Sambungan antara papan diaplikasikan dengan menggunakan sistem sambungan terbuka dan tidak dapat disambung dengan kompon serta papan ini tidak dapat diaplikasikan dengan menggunakan skrup pada rangka metal dikarenakan ketebalan papan yang tipis. “KalsiRata 3” merupakan solusi yang cepat dan ekonomis untuk aplikasi plafon sebagai solusi pengganti triplek.
KalsiBoard Ling 3.5 adalah papan untuk plafon dengan ketebalan 3.5mm, yang digunakan untuk aplikasi ruangan dalam dan dipaku pada rangka kayu. Sambungan antara papan diaplikasikan dengan menggunakan sistem sambungan terbuka dan tidak dapat disambung dengan kompon dan tidak dapat dipaku ke rangka metal dikarenakan ketebalan papan yang tipis. KalsiBoard Ling 3.5 merupakan solusi yang cepat dan ekonomis untuk aplikasi plafon sebagai solusi pengganti triplek atau untuk pengerjaan renovasi plafon.
“KalsiBoard Ling 4.5”adalah papan untuk plafon dengan ketebalan 4.5mm, yang digunakan untuk aplikasi ruangan dalam dan dipaku pada rangka kayu. Sambungan antara papan diaplikasikan dengan menggunakan sistem sambungan terbuka dan tidak dapat disambung dengan kompon dan tidak dapat dipaku ke rangka metal dikarenakan ketebalan papan yang tipis.“KalsiBoard Ling 4.5” dengan ketebalan yang lebih besar memiliki daya tahan yang lebih besar dan tingkat ketahanan terhadap kelembapan yang lebih baik dibandingkan dengan produk “KalsiBoard Ling 4.5” merupakan solusi yang cepat dan ekonomis untuk aplikasi plafon sebagai solusi pengganti triplek atau untuk pengerjaan renovasi plafon.
“KalsiBoard Ling 6” adalah papan untuk aplikasi ruangan dalam dan plafon luar dengan ketebalan 6 mm. KalsiBoard Ling 6 memiliki daya tahan lebih dibandingkan dengan produk lain, dan solusi tepat untuk mendapat hasil plafon yang sempurna. KalsiBoard Ling 6 diaplikasikan dengan menyekerupkan ke sistem rangka KalsiFuring atau menggunakan sistem “T-Grid”. Untuk aplikasi ruangan dalam, sambungan antara papan harus diaplikasikan dengan Kalsikompon PD-INT dan KalsiTape FG-30 untuk menghasilkan sambungan tertutup. Untuk aplikasi plafon luar, sambungan antara papan diaplikasikan dengan sistem sambungan terbuka atau diisi dengan sealant khusus yang tahan terhadap cuaca dan pergerakan (tahan terhadap sinar UV, dan memungkinkan dapat di cat).
“KalsiBoard Ling 6-R2” adalah papan untuk aplikasi plafon dalam dengan ketebalan 6 mm dan memiliki dua tepi recessed di kedua sisi pendeknya. KalsiBoard Ling 6-R2 memiliki daya tahan lebih dibandingkan dengan produk lain dan solusi tepat untuk mendapat hasil plafon yang sempurna. Kelebihan KalsiBoard Ling 6-R2 dibandingkan dengan papan non-recessed lainnya terdapat pada bagian sisinya yang recessed, yang nantinya digunakan sebagai tempat mengaplikasikan Kalsikompon PD-INT dan KalsiTape FG-30 sehingga hasil sambungan akan terlihat lebih rapi dan rata. KalsiBoard Ling 6-R2 dapat diaplikasikan dengan menggunakan sistem rangka KalsiFuring. Sambungan antara papan diaplikasikan dengan Kalsikompon PD-INT dan KalsiTape FG-30 untuk menghasilkan sambungan tertutup.
“KalsiBoard Ling 6-R4” adalah papan untuk aplikasi plafon dalam dengan ketebalan 6mm dan memiliki empat tepi recessed di kedua sisi panjang dan pendeknya. KalsiBoard Ling 6-R4 memiliki daya tahan lebih dibandingkan dengan produk lain, dan solusi tepat untuk mendapat hasil plafon yang sempurna. Kelebihan KalsiBoard Ling 6-R4 dibandingkan dengan papan non-recessed lainnya terdapat pada bagian sisinya yang recessed, yang nantinya digunakan sebagai tempat mengaplikasikan Kalsikompon PD-INT dan KalsiTape FG-30 sehingga hasil sambungkan akan terlihat lebih rapi dan rata. KalsiBoard Ling 6-R4 dapat diaplikasikan dengan Kalsikompon PD-INT dan KalsiTape FG-30 untuk menghasilkan sambungan tertutup.
Partisi
KalsiPart 8” adalah bahan ntuk aplikasi dinding dalam/partisi dengan ketebalan 8mm. Sambungan antara papan KalsiPart 8 dapat aplikasikan dengan sistem sambungan terbuka atau sambungan tertutup. KalsiPart 8 diaplikasikan pada rangka baja yang sesuai (sesuai dengan disain, dimensi, ketebalan dan jarak antara rangka) sehingga didapat suatu sistem partisi lengkap yang memiliki daya tahan yang baik.
KalsiPart 8-R2” adalah papan untuk aplikasi dinding dalam / partisi dengan ketebalan 8 mm, yang memilki 2 sisi recessed di sisi panjang atau sisi pendeknya. Keuntungan dari KalsiPart 8-R2 vs. produk yang tidak recessed terletak pada pertemuan antara dua lembaran, dimana pada bagia sisi recessed dapat memberikan hasil yang sempurna pada sambungan ketika sambungan tersebut diisi dengan Kalsikompon PD-INT dan KalsiTape FG-30. Hasil sambungan akan memperlihatkan permukaan yang sama rata dengan permukaan lembaran. KalsiPart 8-R2 diaplikasikan pada rangka baja yang sesuai (sesuai dgn disain, dimensi, ketebalan dan jarak antara rangka) sehingga didapat suatu sistem partisi lengkap yang memiliki daya tahan yang baik.
“KalsiPart 8-R4” adalah papan untuk aplikasi dinding dalam / partisi dengan ketebalan 8 mm, yang memilki 4 sisi recessed di sisi panjang dan sisi pendeknya. Keuntungan dari KalsiPart 8-R4 vs. produk yang tidak recessed terletak pada pertemuan antara dua lembaran, dimana pada bagia sisi recessed dapat memberikan hasil yang sempurna pada sambungan ketika sambungan tersebut diisi dengan Kalsikompon PD-INT dan KalsiTape FG-30. Hasil sambungan akan memperlihatkan permukaan yang sama rata dengan permukaan lembaran. KalsiPart 8-R4 diaplikasikan pada rangka baja yang sesuai (sesuai dgn disain, dimensi,ketebalan dan jarak antara rangka) sehingga didapat suatu sistem partisi lengkap yang memiliki daya tahan yang baik.
Dinding luar
“KalsiClad 10” adalah papan untuk aplikasi dinding luar dengan ketebalan 10 mm. KalsiClad 10 diaplikasikan pada rangka baja yang sesuai (sesuai dgn disain, dimensi, ketebalan dan jarak antara rangka) yang bergantung pada beban angin, beban mati, ketinggian bangunan serta tingkat resiko gempa. Jika digunakan untuk aplikasi dinding luar, sambungan dapat dibiarkan terbuka atau diisi dengansealant khusus yang dapat mengantisipasi perubahan cuaca dan pergerakan (tipe polyurethane dengan proteksi sinar UV dan jika memungkinkan yang dapat di cat).
KalsiClad 12 adalah papan untuk aplikasi dinding luar dengan ketebalan 12 mm. KalsiClad 12 memiliki ketebalan yang lebih besar dibandingkan dengan produk KalsiClad 10 (10mm), hal ini memberikan kekuatan dan daya tahan terhadap benturan yang lebih baik. KalsiClad 12 diaplikasikan  pada rangka baja yang sesuai (sesuai dgn disain, dimensi, ketebalan dan  jarak antara rangka) yang bergantung pada beban angin, beban mati, ketinggian bangunan serta tingkat resiko gempa. Jika digunakan untuk aplikasi dinding luar, sambungan dapat dibiarkan terbuka atau diisi dengansealant khusus yang dapat mengantisipasi perubahan cuaca dan pergerakan (tipe polyurethane dengan proteksi sinar UV dan jika memungkinkan yang dapat di cat).

 

kalsiboard features

 

Pengertian Kalsiboard dan Gypsum
Kalsiboard diproduksi dengan menggunakan bahan-bahan baku pilihan dan melalui proses AUTOCLAVE ( proses pengeringan dengan tekanan dan temperatur tinggi) untuk mendapatkan hasil produk yang stabil dan tahan lama. Kalsiboard diproduksi tanpa menggunakan jenis asbes apapun sebagai bahan bakunya (100% Bebas Asbes). Dengan materi penyusun tersebut membuat bahan ini tahan air dan tahan rayap, Kemudahan yang lain adalah mudah, ringkas dan cepat dalam pemasangannya.
Sedangkan Gypsum adalah salah satu contoh mineral dengan kadar kalsium yang mendominasi pada mineralnya dan merupakan salah satu bahan galian industri. Gypsum yang paling umum ditemukan adalah jenis hidrat kalsium sulfat dengan rumus kimia CaSO4.2H2O. Gypsum adalah salah satu dari beberapa mineral yang teruapkan. Contoh lain dari mineral-mineral tersebut adalah karbonat, borat, nitrat, dan sulfat. Mineral-mineral ini diendapkan di laut, danau, gua dan di lapian garam karena konsentrasi ion-ion oleh penguapan. Ketika air panas atau air memiliki kadar garam yang tinggi, gypsum berubah menjadi basanit (CaSO4.H2O) atau juga menjadi anhidrit (CaSO4). Dalam keadaan seimbang, gypsum yang berada di atas suhu 108 °F atau 42 °C dalam air murni akan berubah menjadi anhidrit.
body-kalsi-nocl
SURABAYA TEKNIK
NINA 081333340935, 082331709262
Keuntungan dan Kelemahan Kalsiboard dan Gypsum
Keuntungan Kalsiboard

 

  • KEUNTUNGAN UTAMA
Kalsi board sangat aman bagi kesehatan, sedikitpun tidak tekandung bahan asbes.Sebagaimana kita tahu debu-debu asbes jika terhirup paru-paru dapat merusak sel paru-paru dan tidak dapat larut sehingga beresiko kanker. Di sebagian Negara Eropa bahkan mulai dilarang penggunaan bahan asbes.
Kalsi board karena tidak mengandung asbes maka produk ini tidak getas (brittle) sebagaimana sifat dasar bahan asbes.
  • DIMENSI STABIL
Salah satu proses pembuatan Kalsi adalah autoclaving yaitu pengeringan dengan temperature dan tekanan yang tinggi, dan hasilnya fantastis. Papan Kalsi sangat stabil di berbagai suhu. Muai susut yang terjadi sangatlah kecil. Sehingga mencegah terjadi keretakan karena perubahan muai susut saat aplikasi di interior karena mesin penyejuk ruangan dan perubahan iklim pada aplikasi eksterior.
  • VARIASI KETEBALAN
Papan Kalsi mempunyai variasi ketebalan yang sangat besar untuk ukuran papan. Dari 3 mm sampai 20 mm. Efeknya yang sangat positif adalah pada variasi aplikasinya. Dari plafon, partisi, dinding luar dan bahkan lantai. Dari dinding yang rata sampai melengkung. Untuk saat ini hanya papan Kalsiboard yang mempunyai keunggulan ini.
  • SISI RECESSED
Adalah Jenis Kalsi Board yang diperuntukan untuk board yang menghasilkan sambungan yang sempurna rata. Dengan adanya bagian yang lebih tipis di bagian tepi (recessed) juga mengurangi pemakaian kompon dan lebih memudahkan penyambungan, pekerjaan jauh lebih cepat. Sambungan sempurna, permukaan sambungan akan sama rata dengan permukaan lembaran.
  • FLEXIBLE
Keunggulan lain yang fantastic adalah daya tahan kalsi sekuat semen tapi mempunya kelenturan layaknya bahan plywood. Kalsi board dapat di lengkungkan sampai sudut tertentu, sehingga bisa digunakan untuk mewujudkan disain disain lengkung arsitektural yang spektakuler. Dengan sedikit pengetahuan tentang konstruksi apapun bentuk lengkung maka akan mudah diikuti dengan mulus oleh lembaran papan Kalsiboard.
Keuntungan Gypsum
Ada banyak keuntungan dari penggunaan gypsum board, antara lain :
  • Memiliki bentuk yang padat dan kering sehingga sangat memudahkan proses pemasangan atau konstruksinya.
  • Harga gypsum board/papan gypsum lebih murah dan tidak memerlukan pengerjaan yang rumit
  • Perawatan dan perbaikan gypsum lebih mudah
  • Cukup tahan lama dan tidak terlihat sambungannya
  • Papan gypsum lebih terhadap tahan api

Kelemahan Kalsiboard

Kelemahan Kalsiboard jika plafon mau dibuka, tidak bisa rapi, pasti ada retak rambutnya. Penyebab retak rambut ini, karena kalsiboard memiliki kembang susut tinggi. Saat musim hujan mengembang, dan musim kemarau menyusut. Saat menyusut inilah kelihatan retak rambutnya. Misalkan pada sambungan, pemakaian plafon kalsiboard akan kelihatan pecah. Kalsiboard memiliki ketebalan 3,5 mm, 4,5 mm, 6 mm, 8 mm, 10 mm, 12 mm, dan 20 mm. Khusus ketebalan 2 mm umumnya difungsikan untuk lantai, biasa disebut kalsi floor.
Kelemahan Gypsum
Kelemahan gypsum tidak tahan terhadap air ataupun kelembaban.
Perbedaan plafon gypsum dan kalsiboard di atas merupakan informasi saja bukan bermaksud untuk memihak salah satu dan menjelekkan produk lain. Keputusan terakhir penggunaan material plafon tergantung dari anda karena masing-masing dari gypsum dan kalsiboard mempunyai nilai plus dan minusnya.
Surabaya Teknik menjual KALSIBOARD papan Plafon dan Partisi dengan harga special, Kabupaten Aceh Barat, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Blangpidie, Kabupaten Aceh Besar, Kota Jantho, Kabupaten Aceh Jaya, Calang, Kabupaten Aceh Selatan, Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Singkil, Singkil, Kabupaten Aceh Tamiang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tengah, Takengon, Kabupaten Aceh Tenggara, Kutacane, Kabupaten Aceh Timur, Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Utara, Lhoksukon, Kabupaten Bener Meriah, Simpang Tiga Redelong, Kabupaten Bireuen, Bireuen, Kabupaten Gayo Lues, Blang Kejeren, Kabupaten Nagan Raya, Suka Makmue, Kabupaten Pidie, Sigli, Kabupaten Pidie Jaya, Meureudu, Kabupaten Simeulue, Sinabang, Kota Banda Aceh, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe, Kota Sabang, Kota Subulussalam,  Kisaran, Kabupaten Batubara, Limapuluh, Kabupaten Dairi, Sidikalang, Kabupaten Deli Serdang, Lubuk Pakam, Kabupaten Humbang Hasundutan, Dolok Sanggul, Kabupaten Karo, Kabanjahe, Kabupaten Labuhanbatu, Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Aek Kanopan, Kabupaten Langkat, Stabat, Kabupaten Mandailing Natal, Panyabungan, Kabupaten Nias, Gunung Sitoli, Kabupaten Nias Barat, Lahomi, Kabupaten Nias Selatan, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Utara, Lotu, Kabupaten Padang Lawas, Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Gunung Tua, Kabupaten Pakpak Bharat, Salak, Kabupaten Samosir, Pangururan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sei Rampah, Kabupaten Simalungun, Raya, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sipirok, Kabupaten Tapanuli Tengah, Pandan, Kabupaten Tapanuli Utara, Tarutung, Kabupaten Toba Samosir, Balige, Kota Binjai, Binjai Kota, Kota Gunungsitoli, Kota Medan, Kota Padangsidempuan, Kota Pematangsiantar, Kota Sibolga, Kota Tanjungbalai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Agam, Lubuk Basung, Kabupaten Dharmasraya, Pulau Punjung, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Tuapejat, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sarilamak, Kabupaten Padang Pariaman, Parit Malintang, Kabupaten Pasaman, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman Barat, Simpang Empat, Kabupaten Pesisir Selatan, Painan, Kabupaten Sijunjung, Muaro Sijunjung, Kabupatern Solok, Arosuka, Kabupaten Solok Selatan, Padang Aro, Kabupaten Tanah Darat, Batusangkar, Kota Bukittinggi, Bukittinggi, Kota Padang, Padang, Kota Padangpanjang, Padangpanjang, Kota Pariaman, Pariaman, Kota Payakumbuh, Payakumbuh, Kota Sawahlunto, Sawahlunto, Kota Solok, Solok, Kabupaten Bengkalis, Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilan, Kabupaten Indragiri Hulu, Rengat, Kabupaten Kampar, Bangkinang, Kabupaten Kuantan Singingi, Taluk Kuantan, Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Rikan Hilir, Ujung Tanjung (de juree), Bagan Siapi-api (de facto), Kabupaten Rokan Hulu, Pasir Pengaraian, Kabupaten Siak, Siak Sri Indrapura, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan, Kabupaten Karimun, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Kepulauan Anambas, Terempa, Kabupaten Lingga, Daik, Lingga, Kabupaten Natuna, Ranai, Bunguran Timur, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Batanghari, Muara Bulian, Kabupaten Bungo, Muara Bungo, Kabupaten Kerinci, Siulak, Kabupaten Merangin, Bangko, Kabupaten Muaro Jambi, Sengeti, Kabupaten Sarolangun, Sarolangun, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muara Sabak, Kabupaten Tebo, Muara Tebo, Kota Jambi, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Tengah, Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Utara, Arga Makmur, Kabupaten Kaur, Bintuhan, Kabupaten Kepahiang, Kepahiang, Kabupaten Lebong, Muara Aman, Kabupaten Mukomuko, Mukomuko, Kabupaten Rejang Lebong, Curup, Kabupaten Seluma, Tais, Kota Bengkulu, Kabupaten Banyuasin, Pangkalan Balai, Kabupaten Empat Lawang, Tebing Tinggi, Kabupaten Lahat, Lahat, Kabupaten Muara Enim, Muara Enim, Kabupaten Musi Banyuasin, Sekayu, Kabupaten Musi Rawas, Muara Beliti Baru, Kabupaten Ogan Ilir, Indralaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kota Kayu Agung, Kabupaten Ogan Ulu, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Martapura, Kota Lubuklinggau, Lubuklinggau, Kota Pagar Alam, Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kabupaten Bangka, Sungai Liat, Kabupaten Bangka Barat, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Mentok, Kabupaten Bangka Tengah, Koba, Kabupaten Belitung, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung Timur, Manggar, Kota Pangkal Pinang, Kabupaten Lampung Tengah, Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Utara, Kotabumi, Kabupaten Lampung Selatan, Kalianda, Kabupaten Lampung Barat, Liwa, Kabupaten Tulang Bawang, Menggala, Kabupaten Tanggamus, Kota Agung, Kabupaten Way Kanan, Blambangan Umpu, Kabupaten Lampung Timur, Sukadana, Kabupaten Pesawaran, Gedong Tataan, Kabupaten Pringsewu, Pringsewu, Kabupaten Mesuji, Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Krui, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Tanggerang, Tigaraksa, Kabupaten Serang, Ciruas, Kabupaten Lebak, Rangkasbitung, Kabupaten Pandeglang, Pandeglang, Kota Tanggerang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tanggerang Selatan, Ciputat, Kabupaten Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Kabupaten Bekasi, Cikarang, Kabupaten Bogor, Cibinong, Kabupaten Ciamis, Ciamis, Kabupaten Cianjur, Cianjur, Kabupaten Cirebon, Sumber, Kabupaten Garut, Garut, Kabupaten Indramayu, Indramayu, Kabupaten Karawang, Karawang, Kabupaten Kuningan, Kuningan, Kabupaten Majalengka, Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Parigi, Kabupaten Purwakarta, Purwakarta, Kabupaten Subang, Subang, Kabupaten Sukabumi, Pelabuanratu, Kabupaten Sumedang, Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna, Kota Bandung, Bandung, Kota Banjar, Banjar, Kota Bekasi, Bekasi, Kota Bogor, Bogor, Kota Cimahi, Cimahi, Kota Cirebon, Cirebon, Kota Depok, Depok, Kota Sukabumi, Cisaat, Kota Tasikmalaya, Tasikmalaya, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kebon Jeruk, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Menteng, Kota Administrasi Selatan, Kebayoran Baru, Kota Administrasi Jakarta Timur, Jatinegara, Kota Administrasi Jakarta Utara, Koja, Kabupaten Banjarnegara, Banjarnegara, Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Batang, Batang, Kabupaten Blora, Kabupaten Boyolali. Boyolali, Kabupaten Brebes, Brebes, Bumiayu, Kabupaten Cilacap, Cilacap, Kabupaten Demak, Demak, Kabupaten Grobongan, Purwodadi, Kabupaten Jepara, Kabupaten Karanganyar, Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Kebumen, Kabupaten Kendal, Kendal, Kabupaten Klaten, Kota Klaten, Kabupaten Kudus, Kudus, Kabupaten Magelang, Kota Mungkid, Kabupaten Pati, Pati, Kabupaten Pekalongan, Kajen, Kabupaten Pemalang, Pemalang, Kabupaten Purbalingga, Purbalingga, Kabupaten Purworejo, Purworejo, Kabupaten Rembang, Rembang, Kabupaten Semarang, Ungaran, Kabupaten Sragen, Sragen, Kabupaten Sukoharjo, Sukoharjo, Kabupaten Tegal, Slawi, Kabupaten Temanggung, Temanggung, Kabupaten Wonogiri, Wonogiri, Kabupaten Wonosobo, Wonosobo, Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Tegal, Kabupaten Bangkalan, Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kanigoro, Kabupaten Bojonegoro, Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Bondowoso, Kabupaten Gresik, Gresik, Kabupaten Jember, Jember, Kabupaten Jombang, Jombang, Kabupaten Kediri, Kediri, Kabupaten Lamongan, Lamongan, Kabupaten Lumajang, Lumajang, Kabupaten Madiun, Madiun, Kabupaten Magetan, Magetan, Kabupaten Malang, Kepanjen, Kabupaten Mojokerto, Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Ngawi, Kabupaten Pacitan, Pacitan, Kabupaten Pamengkasan, Pamengkasan, Kabupaten Pasuruan, Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kraksaan, Kabupaten Sampang, Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Sidoarjo, Kabupaten Sumenep, Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Trenggalek, Kabupaten Tuban, Tuban, Kabupaten Tulungagung, Tulungagung, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kabupaten Bantul, Kecamatan Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Kulon Progo, Kecamatan Wates, Kabupaten Sleman, Kecamatan Sleman, Kota Yogyakarta, Kecamatan Umbulharjo, Kabupaten Badung, Badung, Kabupaten Bangli, Bangli, Kabupaten Buleleng, Singaraja, Kabupaten Gianyar, Gianyar, Kabupaten Jembrana, Negara, Kabupaten Karangasem, Karangasem, Kabupaten Klungkung, Klungkung, Kabupaten Tabanan, Tabanan, Kota Denpasar, Kabupaten Bima, Raba, Kabupaten Dompu, Dompu, Kabupaten Lombok Barang, Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Praya, Kabupaten Lombok Timur, Selong, Kabupaten Lombok Utara, Tanjung, Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa Barat, Taliwang, Kota Bima, Kota Mataram, Kabupaten Alor, Kalabahi, Kabupaten Belu, Atambua, Kabupaten, Ende, Ende, Kabupaten Flores Timur, Larantuka, Kabupaten Kupang, Kupang, Kabupaten Lembata, Lewoleba, Kabupaten Menggarai, Ruteng, Kabupaten Manggarai Timur, Borong, Kabupaten Ngada, Bajawa, Kabupaten Nagekeo, Mbay, Kabuparen Rote Ndao, Baa, Kabupaten Sabu Raijua, Seba, Kabupaten Sikka, Maumere, Kabupaten Sumba Barat, Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat Daya, Tambolaka, Kabupaten Sumba Tengah, Waibakul, Kabupaten Sumba Timur, Waingapu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Soe, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kefamenanu, Kota Kupang, Kupang, Kabupaten Malaka, Kabupaten Bengkayang, Bengkayang, Kabupaten Kapuas Hulu, Putussibau, Kabupaten Kayong Utara, Sukadana, Kabupaten Ketapang, Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Sungai Raya, Kabupaten Landak, Ngabang, Kabupaten Melawi, Nanga Pinoh, Kabupaten Pontianak, Mempawah, Kabupaten Sambas, Sambas, Kabupaten Sanggau, Sanggau, Kabupaten Sekadau, Sekadau, Kabupaten Sintang, Sintang, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Balangan, Paringin, Kabupaten Banjar, Martapura, Kabupaten Barito Kuala, Marabahan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Amuntai, Kabupaten Kotabaru, Kotabaru, Kabupaten Tabalaong, Tanjung, Kabupaten Tanah Bumbu, Batulicin, Kabupaten Tanah Laut, Pelaihari, Kabupaten Tapin, Rantau, Kota Banjarbaru, Banjarbaru Kota, Kota Banjarmasin, Banjarmasin, Kabupaten Barito Selatan, Buntok, Kabupaten Barito Timur, Tamiang Layang, Kabupaten Barito Utara, Muara Teweh, Kabupaten Gunung Mas, Kuala Kurun, Kabupaten Kapuas, Kuala Kapuas, Kabupaten Katingan, Kasongan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit, Kabupaten Lamandau, Nanga Bulik, Kabupaten Murung Raya, Purukcahu, Kabupaten Pulang Pisau, Pulau Pisau, Kabupaten Sukamara, Sukamara, Kabupaten Seruyan, Kuala Pembuang, Kota Palangka Raya, Kabupaten Baru, Tanjungredep, Kabupaten Kutai Barat, Sendawar, Kabupaten Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kabupaten Kutai Timur, Sangatta, Kabupaten Mahakam Ulu, Batu Bulan, Kabupaten Paser, Tanah Grogot, Kabupaten Penajam Paser Utara, Penajam, Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Bulungan, Tanjungselor, Kabupaten Malinau, Malinau, Kabupaten Nunukan, Nunukan, Kabupaten Tana Tidung, Tideng Pale, Kota Tarakan, Kabupaten Boalemo, Marisa, Tilamuta, Kabupaten Bone Bolango, Suwawa, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Kabupaten, Gorontalo Utara, Kwandang, Kabupaten Pohuwato, Marisa, Kota Gorontalo, Kabupaten Bantaeng, Bantaeng, Kabupaten Barru, Barru, Kabupaten Bulukumba, Bulukumba, Kabupaten Enrekang, Enrekang, Kabupaten Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Jeneponto, Jeneponto, Kabupaten Kepulauan Selayar, Benteng, Kabupaten Luwu, Belopa, Kabupaten Luwu Timur, Malili, Kabupaten Luwu Utara, Masamba, Kabupaten Maros, Turikale, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Pangkajene, Kabupaten Pinrang, Pinrang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Pangkajene Sindenreng, Kabupaten Sinjai, Sinjai, Kabupaten Soppeng, Watan Soppeng, Kabupaten Takalar, Pattalassang, Kabupaten Tana Toraja, Makale, Kabupaten Toraja Utara, Rantepao, Kabupaten Wajo, Sengkang, Kota Makassar, Kota Palopo, Kota Parepare, Kabupaten Bombana, Rumbia, Kabupaten Buton, Pasarwajo, Kabupaten Buton Utara, Buranga, Kabupaten Kolaka, Kolaka, Kabupaten Kolaka Timur, Tirawuta, Kabupaten Kolaka Utara, Lasusua, Kabupaten Konawe, Unaaha, Kabupaten Konawe Kepulauan, Langara, Kabupaten Konawe Selatan, Andolo, Kabupaten Konawe Utara, Wanggudu, Kabupaten Muna, Raha, Kabupaten Wakatobi, Wangi-Wangi, Kota Bau-Bau, Kota Kendari, Kabupaten Banggai, Luwuk, Kabupaten Banggai Kepulauan, Banggai, Kabupaten Buol, Buol, Kabupaten Donggala, Donggala, Kabupaten Morowali, Bungku, Kabupaten Parigi Moutong, Parigi, Kabupaten Poso, Poso, Kabupaten Tojo Una-Una, Ampana, Kabupaten Toli-Toli, Toli-Toli, Kabupaten Sigi, Sigi Biromaru, Kota Palu, Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Boroko, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tahuna, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Ondong Siau, Kabupaten Kepulauan Talaud, Melonguane, Kabupaten Minahasa, Tondano, Kabupaten Minahasa Tondano, Kabupaten Minahasa Selatan, Amurang, Kabupaten Tenggara, Ratahan, Kabupaten Minahasa Utara, Airmadidi, Kota Bitung, Kota Kotamobagu, Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Majene, Majene, Kabupaten Mamasa, Mamasa, Kabupaten Mamuju, Mamuju, Kabupaten Mamuju Utara, Pasangkayu, Kabupaten Polewali Mandar, Polewali, Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Buru, Namlea, Kabupaten Buru Selatan, Namrole, Kabupaten Kepulauan Aru, Dobo, Kabupaten Maluku Barat Daya, Tiakur Kecamatan Moa Lakor, Kabupaten Maluku Tengah, Masohi, Kabupaten Maluku Tenggara, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Saumlaki, Kabupaten Setam Bagian Barat, Piru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Bula, Kota Ambon, Kota Tuai, Kabupaten Halmahera Barat, Jailolo. Kabupaten Halmahera Tengah, Weda, Kabupaten Halmahera Utara, Tobelo, Kabupaten Halmahera Selatan, Labuha, Kabupaten Kepulauan Sula, Sanana, Kabupaten Halmahera Timur, Maba, Kabupaten Pulau Morotai, Morotai Selatan, Kota Ternate, Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Soasiu, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Asmat, Agats, Kabupaten Biak Numfor, Biak, Kabupaten Boven Digoel, Tanah Merah, Kabupaten Deiyai, Tigi, Kabupaten Dogiyai, Kigamani, Kabupaten Intan Jaya, Sugapa, Kabupaten Jayapura, Sentani, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Kabupaten Keerom, Waris, Kabupaten Kepulauan Yapen, Serui, Kabupaten Lanny Jaya, Tiom, Kabupaten Mamberamo Raya Burmeso, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kobakma, Kabupaten Mappi, Kepi, Kabupaten Merauke, Merauke, Kabupaten Mimika, Timika, Kabupaten Nabire, Nabire, Kabupaten Nduga, Kenyam, Kabupaten Paniai, Enarotali, Kabupaten Pegunungan Bintang, Oksibil, Kabupaten Puncak, Ilaga, Kabupaten Puncak Jaya, Kotamulia, Kabupaten Sarmi, Sarmi, Kabupaten Supiori, Sorendiweri, Kabupaten Tolikara, Karubaga, Kabupaten Waropen, Botawa, Kabupaten Yahukimo, Sumohai, Kabupaten Yalimo, Elelim, Kota Jayapura, Kabupaten Fakfak, Fakfak, Kabupaten Kaimana, Kaimana, Kabupaten Manokwari, Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, Ransiki, Kabupaten Maybrat, Kumurkek, Kabupaten Pegunungan Arfak, Anggi, Kabupaten Raja Ampat, Waisai, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Teminabuan, Kabupaten Tambrauw, Fef, Kabupaten Teluk Bintuni, Bintuni, Kabupaten Teluk Wondama, Rasiei, Kota Sorong